Kuliner Semarang : Tahu Petis Dower Khas Semarang

Kuliner Semarang : Tahu Petis Dower Khas Semarang

Tahu Petis Dower Semarang

Halo para pecinta kuliner, setelah beberapa waktu lalu aku telah berbagi informasi mengenai warung susu sapi murni yang ada di daerah Kota Semarang, Maka pada kesempatan kali ini aku akan berbagi informasi mengenai Makanan yang lebih tepatnya camilan yang khas dari kota Semarang yaitu Tahu Petis. Masih dari daerah semarang kali ini aku akan share tahu petis yang tidak bisa yaitu Tahu petis ndower.

Tahu Petis dower Semarang

Bagi Masyarakat luar Semarang sendiri biasanya mengenal tahu hanya digoreng atau di cocol ke dalam kecap untuk dinikmati. Tetapi di Semarang tahu ini biasa ditambahakan petis didalamnya sehingga orang Semarang biasa menyebutnya dengan nama Tahu petis. Tahu yang digunakan biasanya merupakan tahu pong atau tahu yang tidak berisi di dalam yang memang fungsinya untuk memasukan petis agar mudah di dalam pengisiannya.

Di Semarang sendiri terdapat banyak penjual tahu petis ini, biasanya para penjual juga menjajakan gorengan lain seperti mendoan, pisang goreng ketela goreng dan bakwan. Tetapi ada hanya beberapa yang terkenal dan pastinya mantap yang salah satunya adalah Tahu Petis Dower. Kenapa aku bilang enak dan mantap karena tahu petis ini memiliki beberapa varian rasa pada petisnya dan petis yang digunakan juga berbeda di bandingkan penjual tahu petis lain.

Tahu petis dower

Oh ya sampai kelupaan, memang petis merupakan salah satu bahan yang paling berpengaruh dalam makanan ini. Karena bila makanan petis yang digunakan salah atau kurang pastinya akan sangat terasa dan mengurangi keminatan pembeli. Seperti yang sudah aku jelasin diatas, tahu petis ndower memiliki 3 varian rasa yaitu original, garlic dan ekstra pedas. Pada varian original memang seperti petis biasa, untuk varian garlic ini yang cukup digandrungi karena memiliki tambahan bawang yang membuat aroma sedapnya keluar. Bagi para pecinta pedas pastinya akan lebih senang memilih varian yang terakhir karena selain gurih, rasa pedas yang menggugah selera juga menjadi satu didalamnya.

Selain memiliki varian rasa yang mantap, petis yang digunakan pada tahu petis dower ini merupakan petis yang memiliki warna coklat seperti petis jawa timuran serta memiliki rasa udang yang kuat, sehingga apabila digabungkan dengna varian rasa diatas akan menciptakan rasa yang nikmat dan nendang didalam mulut penikmatnya. Untuk harganya sendiri sama seperti penjual tahu petis pada umumnya yaitu 2.500 rupiah/ biji, jadi bila ingin mengajak rombongan atau sebagai teman nonton bola bersama teman-teman disarankan untuk membeli pada sore hari karena tahu petis dower ini hanya buka dari jam 10.00 WIB hingga pukul 19.00 WIB.

Tahu petis Khas Semarang Ndower

Bagi yang ingin membeli tahu petis ini bisa datang langsung ke outlet tahu petis dower khas Semarnag di jalan Anjasmoro Raya No. 60 B Semarang atau menghubungi via Whatapp di nomor (081-56612350). Selain itu bagi yang males keluar rumah juga bisa memesan melalui aplikasi online Go-Food dengan nama warung tahu petis dower khas Semarang. Kalau mau kesana bisa juga mengajak aku ya guys, hehehe.

Kuliner Semarang : Warung Susu Sapi Murni Karangdoro Semarang

Kuliner Semarang : Warung Susu Sapi Murni Karangdoro Semarang

Susu sapi murni karangdor Semarang

Halo para pecinta kuliner Indonesia, lama juga tidak memegang laptop karena acara di hari Raya Idul Fitri kemarin. Bagaimana kabar kalian dan apakah sudah selesai liburan di kampung halaman?. Bagi orang Indonesia mudik merupakan hal yang cukup istimewa, karena hal tersebut merupakan sebuah momen tahunan yang dapat mempertemukan keluarga yang berkerja di luar kota maupun luar pulau untuk pulang kekampung halamannya.

Aku sendiri memang tidak mudik, karena kampungku atau desaku ada di kota Semarang. Tapi bagiku tidak pulang ke kampung halaman tidak masalah karena intinya kita dapat berkumpul bersama seluruh anggota keluarga. Kali ini aku akan berbagi informasi mengenai Kuliner Semarang : Warung Susu Sapi Karangdoro. Tetapi sebelumnya aku mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1439 H, mohon maaf lahir dan batin.

susu sapi karang doro semarang

Bagi beberapa orang Indonesia meminum susu bukan merupakan salah satu hal wajib, sehingga banyak orang lebih memilih kucingan, warteg atau rumah makan lain yang menyajikan menu nasi didalamnya. Di Semarang sendiri terdapat warung susu yang sudah lama dan terkenal yaitu warung susu sapi Karangdoro. Di warung ini menyediakan berbagai varian susu, dari mulai susu sapi murni, kopi susu, susu sirup hingga STMJ (susu,telur,madu,jahe) juga tersedia di warung ini. Selain itu penyajiannya juga dapat disajikan dalam kondisi dingin yang pastinya akan ditambahkan es batu atau dalam kondisi hangat. Kala itu karena cuaca cukup terik dan cukup membuat lidahku kering maka aku memesan es susu murni. Tapi sebenarnya bila ingin benar-benar merasakan rasa khas susu serta kenikmatannya disarankan untuk menikmatinya dengan penyajian hangat.

Bagi para pecinta kuliner yang ingin menikmati susu di warung susu Karangdoro, warung ini buka dari pukul 05.00 WIB hingga jam 22.00 WIB. Jadi sangat bisa apabila ingin “Nyusu” (minum susu) sambil bersepeda ria bersama keluarga. Selain susu juga ada camilan pelengkap seperti aneka macam gorengan, roti, camilan basah bahkan keripuk juga tersedia. Selin itu karena bertempat di pinggir jalan dan di bawah pohon rindang menambah kenyamanan yang disajikan warung susu sapi karangdoro ini.

suasana warung susu sapi karangdoro semarang

Bagaimana apakah kalian tertarik untuk mencoba bersama keluarga?. Bagi yang ingin mengajak rombongan atau anggota keluarga yang cukup banyak menurutku tidak begitu masalah karena selain tempat yang cukup luas harga pada warung susu sapi Karangdoro Semarang ini juga cukup terjangkau. Mulai dari harga 6.000 rupiah hingga 15.000 rupiah untuk setiap gelasnya, harga tergantung dari variasi susu yang di pesan. Untuk camilannya mulai dari 1.000 rupiah hingga 5.000 rupiah. Bagi yang ingin mencoba susu atau memang gemar menikmati susu sapi bisa langsung saja ke Jl. Raden Patah No.112, Rejomulyo, Semarang Tim., Kota Semarang, Jawa Tengah 50227. Bagi yang sudah tahu daerah semarang tempanya cukup dekat dengan pasar Johar Semarang dan Pasar Kobong Semarang.

tempat berjualan warung susu sapi karangdoro semarang

Satu lagi yang tidak boleh terlupakan bagi para pecinta kuliner yang ingin kesan yaitu jangan lupa ajak aku ya 😀 . Bercanda ya tapi kalau mau mengajak saya juga boleh. Oke untuk kalian yang mau menambahkan atau memberikan saran bisa langsung komen di bawah ya.

Kuliner Semarang : Soto Ayam Pak Kadir Gajah

Kuliner Semarang : Soto Ayam Pak Kadir Gajah

Hai-hai para pecinta kuliner Indonesia, tak terasa sudah Hampir mendekati hari Raya Idul Fitri ya guys. Bagi para pemudik semoga dilancarkan dan pastikan keselamatan kalian, karena keluarga sudah menunggu dirumah ya. Oke dalam kesempatan kali ini aku akan berbagi informasi mengenai Kuliner Semarang : Soto Ayam Pak Kadir Gajah. Setelah pada kesempatan sebelumnya aku telah membahas mengenai Kuliner Jogjakarta : Soto Bathok Mbah Karto Suasana Dan Rasa Nikmatnya.

Pasti kalian bertanya-tanya kenapa soto lagi soto lagi, jadi ceritanya begini, pada seuatu ketika. halah, jadi saya sendiri merupakan salah satu yang memiliki ketertarikan pada makanan ini. Selain kuah yang membuat badan terasa segar insian dan lauk pelengkapnya merupakan salah satu yang akan menarik perhatian siapapun yang mampir ke sebuah warung toko. Padahal waktu kecil aku memiliki sedikit pengalaman yang membuatku tidak suka bahkan benci terhadap makanan tersebut. Jadi memang benar kata orang, jangan terlalu membenci nanti akhirnya benar-benar cinta eyah, waktu kecil tepatnya waktu smp aku tidak suka dengan soto ini dari mulai soto ayam, soto daging yang mahal maupun yang murah itu menurutku sama saja tidak enak.

Soto Ayam Pak Kadir Gajah - Semarang

Karena pernah pada suatu saat aku berkunjung ke tempat saudara dan di belikan satu mangkok soto akan tetapi waktu itu mungkin penjual sudah menuangkan kecap. Kacaunya lagi kecap yang aku tuangkan ke dalam mangkok tersebut kebanyakan yang pastinya membuat kuah soto berwarna sangat coklat kehitaman seperti minuman bersoda dan bisa dibayangkan rasanya bukan gilanya lagi saya mencoba menghabiskannya guys. Mulai dari situlah aku tidak suka dengan soto hingga masa SMA.

Sudah ya ceritanya nanti aku gak cerita soal soto ayam pak kadir. Jadi soto ayam pak kadir ini berada cukup dekat dengan daerah kota Semarang, tepatnya di dekat pom bensin gajah daerah Jl. Gajah semarang. Soto pak kadir beroperasi pada 2 waktu yaitu di pagi hari dan malam hari, saat itu aku kesana kurang lebih pukul 18.30 karena memang menuju soto tersebut untuk buka puasa. Untuk porsi sendiri sebenarnya soto ayam pak kadir menyiapkan 2 varian porsi yaitu 1 porsi yang menggunakan mangkok besar seperti mangkok mie ayam dan 1/2 porsi dengan mangkok kecil seperti soto-soto biasanya.

Sate di soto ayam pak kadir gajah - semarang

Kalau aku sendiri memilih untuk memakan 1/2 porsi 2 kali, karena menurutku dengan mangkuk kecil menjaga kuah soto tersebut tetap hangat meskipun sudah dibumbui dengan sambal, jeruk dan kecap serta kuah sate. Untuk varian lauknya juga bermacam-macam mulai dari sate ayam, sate usus, sate telur puyuh serta sate jeroan bahkan ada juga gorengan seperti tempe goreng dan perkedel kentang yang mantap pastinya.

Terkadang ada juga potongan kepala, sayap, kerupuk serta kripik yang disajikan untuk menemani pembeli menyantap soto. Untuk varian minum hampi sama dengan penjual soto-soto lain yaitu es teh, es jeruk, teh hangat maupun jeruk hangat. Meskipun merupakan warung pinggir jalan akan tetapi rasa soto serta hangat kuah sotonya cukup untuk membuat menggoyangkan lidah. Dalam segi harga juga tidak mahal yaitu 8.000 untuk mangkok ukuran besar dan 5.000 untuk mangkok ukuran kecil. Untuk harga lauknya yaitu 3.000 rupiah untuk semua sate, untuk gorengan sendiri berkisar antara 1.000 – 2.000 rupiah dan untuk harga minuman berkisar antara 2.000 – 3.000 rupiah.

kuliner Semarang - Soto ayam pak kadir gajah

Bagi yang ingin mencoba merasan soto ini bisa langsung menuju TKP ya, tapi saran saya jangan terlalu malam karena biasanya lauknya sudah tidak komplit lagi. Jadi disarankan datang pukul 18.00 atau lebih sedikit dari jam tersebut. Pak Kadir sendiri biasanya berjualan ditemani oleh istri dan anak perempuannya yang membantuk mengantarkan pesanan pembeli. Jadi bagaimana sudah siap untuk mencoba soto pak Kadir?.

Kuliner Jogjakarta : Soto Bathok Mbah Karto Suasana Dan Rasa Nikmatnya

Kuliner Jogjakarta : Soto Bathok Mbah Karto Suasana Dan Rasa Nikmatnya

Halo para pecinta kuliner, Bagi para penggemar kuliner pastinya rasanya akan sangat senang dan puas bila berwisata kesuatu daerah yang memiliki berbagi macam hidangan-hidangan yang lezat dan menyenangkan untuk disantap. Para wisatawan lokal dari Indonesia maupun luar negeri pastinya juga sudah tak asing lagi bila mendengar kota Jogjakarta. Pastinya akan diingatkan dengan berbagai macam wisata yang banyak dan indah, kultur budaya yang masih dipertahankan hingga sekarang serta tak lupa tentang kulinernya yang banyak menyajikan berbagai variasi, dari mulai harga pelajar hingga resto kelas menengah atas.

Bagi masyarakat jogja mendengan nama soto mbah karto rasanya juga tak asing lagi, ditambah lagi bila memang orang tersebut memiliki makanan favorit yang berkuah itu. Kali ini saya akan memberikan informasi mengenai Kuliner Jogjakarta : Soto Bathok Mbah Karto Suasana Dan Rasa Nikmatnya. Soto yang merupakan makanan berkuah memang cocok bila di makan di pagi hari ataupun di malam hari, karena selain menambah kesegaran dan semangat soto juga memberikan isi yang komplit mulai dari sayur hingga lauknya.

Kuliner jogja-soto bathok mbah karto-agung priambodo

Biasanya soto akan disajikan penjualnya dengan menggunakan mangkuk dan piring kecil dibawahnya (bahasa jawa:lepek), tetapi berbeda dengan soto mbah Karto jogja ini. Soto mbah Karto disajikan menggunakan Bathok atau dalam bahas Indonesia disebut tempurung kelapa. Tempurung kelapa yang biasanya dijadikan arang, kali ini dimanfaatkan sebagai wadah soto. Selain menambah keunikan bathok nyatanya juga menambah aroma sedap yang di keluarkan dari soto tersebut.

Soto bathok mbah karto sendiri sama dengan soto-soto biasanya, akan tetapi untuk toppingnya potongan daging sapi tipis ikut menghiasinya mangkok bathok tadi. Lokasi dari soto bathok sendir memang agak cukup jauh dari tengah kota yaitu ddi kawasan Candi sabisari tepatnya berada di Dusun Sambisari, Desa Purwomartani, Kecamatan Kalasan, Sleman, Yogyakarta. Bila kalian memiliki teman di daerah jogjakarta pastinya akan cukup mudah menemukannya.

kuliner jogjakarta-soto bathok mbah karto-agungpriambodo.com

Selain penyajiannya yang unik, soto bathok mbah Karto ini juga memiliki satu lagi keunikan yaitu dalam segi tempat.Tempat berjualan soto bathok mbah Karto ini di kelilingi oleh hamparan sawah yang mengelilingi tempatnya sehingga pengunjung akan disajikan pemandangan-pemandangan yang indah serta bernuaansa pedesaan. Bagaimana sampai sini ada yang sudah menelan ludah? atau ada yang sudah merencanakan berkunjung kesana?.

Bagi yang suka makan tidak usah terlalu khawatir, karena di soto bathok mbah Karto ini harganya terjangkau banget. Dari mulai harga soto yang hanya 5 ribu rupiah dan minuman es teh seharga 2 ribu rupiah. Camilan pelengkap seperti tempe, sate usus dan sate telur puyuh juga memiliki harga yang terjangkau. Untuk tempe goreng yang hangat dan sedap di jual dengan harga 500 rupiah, untuk sate usu harganya 1.000 rupiah dan untuk sate telur puyuh harganya 2.000 rupiah. Bila kalian mengajak keluarga besar pastinya tidak terlalu khawatir dengan biaya yang akan dihabiskan bukan. Bagi kalian yang ingin pergi berwisata kuliner kesana saya sarankan untuk datang lebih awal karena memang pengunjung soto bathok mbah Karto Jogja sangat ramai apalagi bila weeekend.

Kuliner Semarang : Angkringan Modern Blendoek Di Tengah Kota Semarang

Kuliner Semarang : Angkringan Modern Blendoek Di Tengah Kota Semarang

Hallo pecinta kuliner Indonesia, mencari tempat makan untuk menjadi salah satu referensi saat berbuka puasa memang populer saat ini dikalangan masyarakat. Apalagi banyak tempat makan menawarkan berbagai macam menu yang pastinya dapat memanjakan lidah para pengunjungnya. Dari mulai harga yang murah hingga makanan all you can eat yang berada di kisaran puluhan ribu rupiah.

Di kota Semarang sendiri terdapat berbagai restoran maupun cafe yang banyak digandrungi oleh masyarakat khususnya anak muda. Kali ini saya akan membahas mengenai angkringan moder blendoek yang berada di tengah kota Semarang. Saya sendiri memang suka dengan tempat makan yang berkonsep angkringan dimanapun tempatnya, bisa di pinggir jalan atau di daerah tertentu maupun di tempat cukup menengah keatas, asal jangan di tengah jalan ya.


Saya sendiri suka dengan konsep angkringan karena selain makanan yang ditawarkan beraneka macam, mulai dari nasi yang memiliki beraneka lauk, gorengan sebagai pelengkap serta beberapa toping sate yang dapat dipilih dengan bebas oleh pembeli. Selain itu dalam penyajian minuman juga terdapat beberapa macam seperti es teh atau teh hangat yang biasa kita jumpai di tempat makan manapun, ada juga wedang rempah atau jahe yang langsung di sajikan secara langsung saat pembeli melakukan pemesanan.

Angkringan blendoek sendiri dahulunya berada tepat disamping gereja blendok Semarang, tetapi karena tempat berjualan terdahulu akan di bangun maka angkringan tersebut berpindah ke daerah Tugu Muda Semarang tepatnya di kawasan Museum Mandala Bhakti dan sekarang ini angkringan blendoek sudah berpindah lagi ke daerah Jl. Gajahmada Semarang tepatnya di kawasan Gama Food Festival. Setelah berpindah beberapa kali tempat ini merupakan tempat yang paling cocok menurut saya, selain terdapat di daerah tengah kota tempat ini juga luas serta mudah untuk diakses oleh semua orang.

Untuk makananya terdapat banyak nasi dengan lauk yang bisa di pilih, mulai dari nasi rendang, nasi jambal hingga nasi kering dan mie juga ada. Untuk pilihan gorenganya terdapat banyak variasinya mulai dari gorengan yang bisa dipadukan dengan nasi maupun gorengan yang enak untuk dimakan sebagai camilan saja. Dari mulai tempe mendoan, siomay hingga otak-otak juga disajikan di angkringan ini. Bagi para pecinta sate juga jangan melewatkan sate yang ditawarkan ya, ada sate ayam biasa, sate keong, sate sosis hingga sate lilit yang berbahan dasar sapi dan ayam.

Bagi para pecinta wedang angkringan blendoek juga menawarkan wedang jahe, wedah uwuh, wedang rempah dan masih banyak lagi jadi tidak usah khawatir yang ingin menikmati minuman yang berbeda dari biasanya. Untuk urusan harga tidak terlalu mahal dengan harga nasi 2500/pcs, harga camilan mulai dari 2000-6000 dan sate dari harga 3000 rupiah hingga 6000 rupiah. Jadi bagi para pecinta kuliner yang mengajak saudara atau rombongan tidak perlu terlalu khawatir ya soal budget.

Bagi yang ingin pergi ke angkringan blendoek diusahakan untuk datang sore hari, karena selain makanan yang tersaji masih komplit tempat ini memang akan ramai sesak saat sudah menjelang malam hari. Jadi bisa-bisa para pecinta kuliner Indonesia akan sulit mendapatkan tempat. Oh ya satu lagi yang kelupaan, bila menjelang malam hari biasanya ada alunan musik dari band yang sudah di sediakan sehingga pengunjung dapat melakukan request lagu bahkan bernyanyi bersama di depan. ke tunggu cerita keseruanku selanjutnya saat menikmati kuliner di Indonesia Semoga ulasan diatas bermanfaat bagi pecinta kuliner Indonesia .

 

Kuliner Kendal : Krupuk Pasir Khas Kota Santri Kendal

 

Kuliner Kendal : Krupuk Pasir Khas Kota Santri Kendal

 

Halo para pecinta kuliner Indonesia, mendengar sebutan kota santri pastinya kalian akan langung tertuju pada sebuah kota di daerah pantura yang langsung berbatasan dengan kota Semarang dan kota Batang, yak benar kota Kendal. Kota Kendal di kenal sebagai kota santri karena terdapat banyak pondok pesantren yang ada di wilayah tersebut khususnya daerah kaliwungu. Tak heran bila pada bulan puasa seperti sekarang ini kota Kendal khususnya daerah kaliwungu memiliki banyak acara yang cukup meriah serta ciri khas dari kota tersebut.

Bagi kalian pecinta makanan bakso, nasi goreng atau makanan-makanan yang membutuhkan camilan tambahan pastinya sudah tak asing lagi dengan sosok renyah dan gurih ini. Benar, krupuk merupakan makanan tambahan yang cocok untuk sebagai pelengkap menemani makanan-makanan diatas. Biasanya penikmat krupuk familiar dengan krupuk “terung”, krupuk “gandung” atau krupuk “bawang” yang memang banyak dijumpai dimana-mana.

Di daerah kendal sendiri memiliki sebuah krupuk yang memiliki cita rasa yang manis dan gurih serta renyah yang biasa di jajakan di pinggir jalan sepanjang kota kendal. Berbeda dengan krupuk lainnya yang digoreng diatas minyak yang panas, krupuk ini memang sengaja digoreng diatas pasir yang panas sehingga menghasilkan sebuah krupuk yang renyah dan agak keras yang menjadi ciri khasnya. Penyebutan krupuk ini pun bermacam-macam, mulai dari krupuk tayamum, krupuk pasir bahkan ada yang menyebutnya krupuk “kere”.

Saat saya mendatangi sentra pembuatannya di perkampungan daerah Weleri, awalnya saya heran dengan proses penggorengannya yang sangat unik dan masih tradisional. Dengan menggunakan wajan yang super besar yang berisi pasir yang panas mulailah proses penggorengan kerupuk pasir tersebut. Sama seperti pembuatan jenang proses penggorengan krupuk ini harus selalu diaduk-aduk hingga menghasilkan krupuk yang mengembang dan membesar dari ukuran sebelumnya, karena apabila didiamkan akan membuat krupuk tersebut tidak mengembang dan tidak dapat jual karena keras.

Untuk sekali proses penggorengan kurang lebih memakan waktu 5 menit sekali dengan 2 kali proses penggorengan dan harus sering-sering mengaduknya. Di sentra pembuatan krupuk tersebut selain memproduksi krupuk pasir juga memproduksi krupuk mie yang berwarna kuning. Di tempat tersebut pembuatannya langsung karena merupakan home industri jadi kita dapat mencicipi sekaligus melihat dan membeli krupuk hasil olahan dari rumah tersebut. Meskipun sebelumnya saya pernah merasakan krupuk tersebut tetapi mencoba langsung dari tempat pembuatannya menambah sensasi yang mengesankan bagi saya.

Untuk mendapatkan krupuk pasir atau memborongnya tentu tak akan menguras kocek para pecinta kuliner indonesia sekalian, karena untuk 1 plastik krupuk pasir hanya dihargai 2rb-3rb rupiah saja untuk krupuk mie dan krupuk petis dihargai 2500 rupiah saja. Bagaimana kalian tertarik untuk mencoba menggoreng atau hanya sekedar menikmati krupuk yang digoreng dengan menggunakan pasir?. Oke tunggu cerita keseruanku selanjutnya saat menikmati kuliner di Indonesia Semoga ulasan diatas bermanfaat bagi para pecinta kuliner Indonesia.

 

Kuliner Tegal : Segarnya Nasi Sop Ayam Ala Kota Tegal

Kuliner Tegal : Segarnya Nasi Sop Ayam Ala Kota Tegal

Tegal yang merupakan salah satu kota di daerah Jawa Tengah yang merupakan bagian dari daerah pantura merupakan kota yang khas dan di kenal sebagai kota “ngapak”, bahasa banyumasan yang kental memang membuat kota tersebut terkenal dengan komunikasinya. Meskipun hampir sama dengan bahasa Jawa kebanyakan, bahasa “ngapak” mempunyai intonasi yang cepat dengan beberapa bahasa yang cukup berbeda dengan bahasa Jawa pada umumnya.

Cuaca di kota Tegal cukup terik waktu itu, aku sendiri menaiki mobil untuk menuju ke kota tersebut. Sebenarnya ada beberapa alternatif alat transportasi menuju kota tersebut yaitu dengan Kereta, Bus maupun travel juga ada. Sesaat setelah sampai di kota Tegal awalnya saya bingung karena waktu itu cukup s

epi padahal jam masih menunjukan pukul 21.00 WIB, hanya memang banyak lalu lalang bus luar kota dan beberapa mobil serta truk pengangkut kayu.

Setelah masuk ke dalam hotel dan membersihkan diri aku mencoba berjalan-jalan di dekat

hotel untuk mencari sesuatu yang hangat. Tak lama setelah menikmati teh hangat dan beberapa gorengan aku memutuskan untuk istirahat, karena keesokan harinya aku harus segera fit dan menikmati kota Tegal yang menyenangkan ini. Hari mulai beranjak pagi yang membuat perutku meronta meminta sebuah makanan untuk dihidangkan :D.


Dalam pikiranku akan mencari tempat yang dekat dengan hotel saja, tetapi ternyata di dekat hotel tidak ada orang jualan seperti warung yang aku inginkan. Maka dari itu aku sedikit memutari kota Tegal untuk mencari sarapan. Setelah beberapa kali memutar akhirnya memutuskan untuk berhenti di salah satu warung di dekat markas “Brimob”, Karena agak terburu makan jadi aku lupa memfoto dan nama warung tersebut.

Di dalam warung tersebut terdapat beberapa menu yang dapat dinikmati pembeli, dari mulai nasi soto, nasi lengko dan nasi sop. Sebenarnya dalam hati aku ingin membeli nasi lengko yang merupakan makanan khas kota Tegal, tetapi karena aku ingin sesuatu yang berkuah serta menyegarkan maka dari itu pilihanku jatuh ke nasi sop ayam.


Hampir sama dengan nasi sop yang ada di daerah Semarang, tetapi memiliki sedikit perdaan yaitu pada bagian isinya. Bila sop yang biasa aku makan di Semarang memiliki isian wortel, kentang, tomat dan kol serta ada sedikit tulang ayam, di kota Tegal sop tersebut berisikan wortel, tomat, kol dan sedikit bihun serta sedikit suwiran ayam diatasnya . Bagaimana pastinya para pecinta kuliner sudah membayangkan bagaimana rasanya :D, sabar ini masih belum buka puasa. Untuk penyajiannya sendiri juga berbeda dengna di Semarang, jadi sebelum di beri kuah sop, nasi serta sayuran diguyur dengan kuah sop yang hangat setelah itu penjual baru memberikan kuah sop yang gurih pastinya.

Untuk lauk pelengkap penjual menyediakan perkedel dan tempe yang pastinya sangat menggugah selera bila disatukan. Untuk harganya 1 porsi nasi sop harganya 10rb rupiah, ditambah teh hangat dengan harga 2rb rupiah dan lauk gorengan yaitu tempe dan perkedel seharga 2rb rupiah/buah. Bagaimana para pecinta kuliner? cukup murah bukan? dan pastinya rasanya mantap. Oke tunggu cerita keseruanku selanjutnya saat menikmati kuliner di Indonesia.

 

“Nasi Grombyang” Original Food From Pemalang Indonesia

Kuliner Nasi Grombyang PemalangHallo para pecinta kuliner indonesia begitu luas kaya negara indonesia dari luas wilayah, budayanya, wisatanya bahkan tak terkecuali makanannya pastinya.Turis dari luar negeri biasanya mengetahui indonesia dari pulau bali, yap karena di pulau tersebut penuh dengan kekayaan wisatanya. Selain itu warga indonesia yang terkenal ramah dan suka menolong juga menjadi daya tarik turis datang ke Indonesia.

Jadi selain Pulau Bali dimanakah tempat yang Indah dan Asyik dikunjungi dimanakah? Yup “Pemalang” merupakan Salah satu tempat yang cocok dikunjungi yang ingin memburu pemandangan laut, gunung dan wisata kuliner. Dalam kesempatan ini aku ingin berbagi cerita tentang makanan kulinernya yang bernama “Nasi Grombyang”. Nama nasi grombyang sendiri diambil dari cara penyajiannya, karena kuah lebih banyak daripada isinya, maka kuah tersebut bergoyang-goyang (dibaca bahasa jawa: grombyang).
Nasi Grombyang hampir sama seperti soto daging biasa. Tetapi yang membedakannya yaitu bumbunya yang memiliki citarasa manis, daging yang di pakai pun merupakan daging kerbau. Dalam penyajian grombyang biasanya juga disuguhkan tambahan sambal untuk pecinta pedas dan kecap untuk menambah cita rasa manisnya . Selain itu juga ada  pelengkapnya yaitu sate kerbau yangsudah dimasak seperti “semur” yang menambah lezat dan selera orang yang memakannya. Ada beberapa jenis sate yang disajikan seperti sate daging kerbau, sate babat, dan masik banyak lagi.
kuliner Sate Kerbau Pemalang
Untuk satu porsi nasi grombyang ini harganya 15.000 rupiah dan untuk harga satenya yaitu 5.000 rupiah. Untuk minumannya ada beberapa macam ada teh hangat, es teh manis, es jeruk dan jeruk hangat. Sesuaikan dengan yang kamu sukai. Warung – warung yang menawarkan nasi grombyang mudah untuk ditemui di Pemalang, apalagi di sepanjang jalan RE martadinata serta di alun – alun kota Pemalang. Untuk akses menuji kesana pun cukup mudah jika anda ke Pemalang melalui jalur pantura(dibaca: pantai utara), anda akan menemikan perempatan lampu merah pagaran, dari situ anda belok ke kanan hingga sampai perlintasan kereta api. Setelah melewati perlintasan rel tersebut nah anda telah sampai di Pasar Anyar. Dan jalan RE martadinata terdapat di selatan pasar tersebut. Sekian cerita dari saya mengenai “Nasi Grombyang”, ditunggu ulasan kuliner dari saya.
Terimakasih

Salam Indonesia

 

Para Pecinta Kuliner : Nasi Goreng Sapi Padmanaba Yogyakarta

Para Pecinta Kuliner : Nasi Goreng Sapi Padmanaba Yogyakarta

Para Pecinta Kuliner : Nasi Goreng Padmanaba yogyakarta

Bagi para pecinta kuliner khususnya daerah jogjakarta, mendengar nama “nasi goreng sapi Padmanaba” pastinya sudah tidak asing lagi bagi mereka. Aku sendiri baru pertama kali datang dan makan malam disana, waktu itu aku datang pukul 07.00 PM, kesan pertama yang aku rasakan adalah takjub. Benar saja dari antusiasme pembeli yang begitu hebat dan rela duduk sambil menunggu di emperan trotoar dekat warung tersebut. Aku sendiri tidak dapat membayangkan bila hari itu turun hujan pastinya akan sangat kacau bila makan disana.

For lovers of culinary especially jogjakarta area, hearing the name “Padmanaba beef fried rice” must have been familiar to them. I myself was the first time to come and eat dinner there, that time I came at 07.00 PM, the first impression I felt was amazed. It is true of the enthusiasm of the buyer is so great and willing to sit while waiting on the sidewalk pavement near the shop. I myself can not imagine if it was a rainy day it would be very messy to eat there.

Para Pecinta Kuliner : Nasi Goreng Padmanaba yogyakarta

Karena keadaan yang begitu penuh dan sesak hingga membuatku memutar arah hingga 2 kali untuk mendapatkan sebuah parkir disana. Nasi goreng ini terdapat di pinggiran jalan di dekatsekolah tertua di yogyakarta yaitu SMA N 3 Yogyakarta, yang dulunya bernama “Padmanaba” dan dinamakanlah nasi goreng sapi Padmanaba. Saat kalian sampai di warung nasi goreng tersebut, kalian akan disajikan pemandangan banyak para penikmat kuliner yang rela antri dan menunggu di pinggiran trotoar. Meskipun pemilik warung sudah menyediakan meja dan kursi bagi para pengunjung dengan jubelan pengunjung yang begitu banyak rasanya kursi dan meja yang sudah disediakan kurang untuk menampung mereka.

Because the situation is so full and crowded that it makes me rotate the direction up to 2 times to get a parking there. This fried rice is on the side of the road near the oldest school in Yogyakarta, SMA N 3 Yogyakarta, formerly named “Padmanaba” and named Padmanaba beef fried rice. When you get to the fried rice stall, you will be presented to many culinary lovers who are willing to queue and wait on the sidewalk. Although the owners of the stalls already provide tables and chairs for visitors with visitors jubelan that so much it seems that chairs and tables that have been provided less to accommodate them.

Para Pecinta Kuliner : Nasi Goreng Padmanaba yogyakarta

Pemiliki warung sendiri membutuhkan lebih dari 5 orang asisten untuk menanggulangi para pengunjung, bagaimana para pecinta kuliner sudah dapat membayangkan bukan?. Nasi gorengnya memang sengaja dibuat dalam jumlah yang sekaligus besar sehingga memudahkan penjual untuk memberikan anti lapar dengan cepat terhadap para pengunjung. Rasa yang khas serta potongan daging dan telur mata sapi yang menjadi dalam satu porsi nasi goreng membuat semua nikmat menjadi satu dalam mulut. Ditambah lagi potongan “acar” dan “emping” sebagai pengganti krupuk menemani kalian para penikmat kuliner.

Own stall owners need more than 5 people assistant to cope with the visitors, how culinary lovers can already imagine is not it ?. Nasi gorengnya deliberately made in the amount of a large at the same time making it easier for sellers to provide anti-hungry quickly against the visitors. Typical flavors and cuts of beef and beef eggs that serve as a serving of fried rice make all the favors one in the mouth. Plus pieces of “pickle” and “emping” as a substitute krupuk accompany you culinary lovers.

Nasi goreng padmanaba sendiri tidak memiliki aturan baku kepedasan seperti nasi goreng pada umumnya, karena seperti yang sudah aku terangkan diatas nasi goreng ini dimasak dalam satu waktu sehingga bisa saja masakan pertama dan kedua memiliki rasa atau tingkat kepedasan yang berbeda. Meskipun bergitu perbedaan rasanya tidak terlalu signifikan sehingga bisa dibilang memiliki rasa yang mantap pokoknya. Ada 2 pilihan nasi goreng disana yaitu porsi biasa dan jumbo yang pastinya perbedaanya dalam segi kuantitas nasinya ya.

Fried rice padmanaba itself does not have the standard rules of spiciness like fried rice in general, because as I’ve explained above cooked fried rice in one time so it could be first and second cuisine has a taste or different levels of spiciness. Although the difference is not so significant that it can be said to have a solid sense of anyway. There are 2 choices of fried rice there is the usual portions and jumbo which certainly difference in terms of the quantity of rice yes.

Para Pecinta Kuliner : Nasi Goreng Padmanaba yogyakarta

Untuk urusan harga para pecinta kuliner tak perlu khawatir, karena untuk porsi biasa harganya 14rb rupiah dan untuk ukuran jumbo yaitu 15rb rupiah, untuk minuman harganya kisaran antara 2rb rupiah. Bagaimana murah bukan? dengan uang 15rb rupiah kita sudah dapat memanjakan perut yang mulai keroncongan ini. Bagi kalian yang ingin berwisata ke daerah Yogyakarta nasi goreng sapi padmanaba bisa dijadikan salah satu referensi tempat makan yang murah dan asik. Oh ya satu lagi nih para pecinta kuliner, bila beruntung ada pengamen atau iringan paduan suara mahasiswa yang akan menemani kalian saat menyantap makan, pastinya keren ya para pecinta kuliner?. Oke tunggu cerita keseruanku selanjutnya saat menikmati kuliner di Indonesia.

For business prices culinary connoisseurs need not worry, because for the usual portion of the price 14rb rupiah and for the size of jumbo is 15rb rupiah, for drinks the price range between 2rb rupiah. How cheap is not it? with money 15rb rupiah we can already pamper the stomach began this keroncongan. For those of you who want to travel to the area of ​​Yogyakarta fried rice padmanaba can be used as one of the reference places to eat cheap and cool. Oh yes one more ya culinary lovers, if lucky there is a singer or accompaniment choir students who will accompany you while eating a meal, certainly cool ya culinary lovers ?. Okay wait my next excitement story while enjoying the culinary in Indonesia.