Indonesia Traveller :Purwokerto, Pagiku Disambut oleh Gunung Di Kota Itu

Indonesia Traveller :Purwokerto, Pagiku Disambut oleh Gunung Di Kota Itu

Indonesia Traveller Purwokerto hari ke 2Oke Indonesia Traveller, aku lanjutkan ceritaku di kota Purwokerto kemarin. Setelah selesai makan malam di rumah makan tersebut aku memutuskan untuk kembali ke hotel di bilangan pusat kota tersebut. Selain hujan yang memang lumayan deras sehingga membuat aku tidak dapat berjalan menyusuri jalanan malam kota Purwokerto, jam juga telah menunjukan pukul 22.00 WIB yang membuat rumah makan tersebut hampir tutup. Sedikit bercerita tentang rumah makan “Lombok Ijo” yang aku singgahi sangat berbeda suasananya dengan di daerah semarang. Selain suasana makanan yang disajikan disini terasa lebih enak dibandingkan di daerah Semarang. Jadi bila di Semarang suasana rumah makan tersebut sangat riuh dan ramai sekali pengunjung hingga berjubel, di Purwokerto sendiri pengunjungnya juga cukup ramai akan tetapi tidak penuh sesak dan pelayanannya cukup ramah serta menyenangkan.Indonesia Traveller Kamar Hotel Purwokerto

Setelah menuju kekasir untuk memenuhi kewajiban dengan segera aku langsung memesan angkutan untuk pulang. Serasa sedikit susah karena selain hujan juga sudah larut malam. Kala itu aku memilih angkutan online yang dapat dengan mudah dipesan melalui genggaman tangan. Setelah memesan dan melanjutkan perjalanan untuk pulang ke hotel aku melihat jalanan di kota ini saat malam dan hujan, memang ternyata nyaman untuk steemian traveller berkunjung sendiri, bersama pasangan, keluarga maupun teman.

10-20 menit kurang lebih aku sudah sampai di hotel dimana tempatku menginap. Dengan segera aku menuju lift dan masuk kekamar karena ingin membugarkan badan karena siang tadi telah melakukan perjalanan 5 jam menggunakan kereta yang cukup membuat tubuh terasa capek. Setelah mengambil pakaian tidurku, aku segera memasuki kamar mandi yang cukup nyaman. Dalam pikiranku aku akan mandi dan segera tidur agar esok pagi bisa memiliki tenaga ekstra untuk mengelilingi kota Purwokerto ini.

Namun ekpektasi saya akan tidur dengan pulas sirna sudah, entah mengapa setelah mandi kedua mata ini terbuka lebar dan taIndonesia Traveller Gunung Purwokertok tertarik sedikitpun memejam. Dengan terpaksa aku menemani kedua mata ini untuk menuju kantuknya, sekitar pukul 01.00 WIB dini hari mata ini mulai menunjukan gelagat yang aku bayangkan. Benar, sebentar berselang setelah mematikan ponsel aku dengan sangat mudah memejamkan kedua mataku. Tapi entah tepat pukul berapa aku tertidur dan memasuki alam mimpi indahku.

Indonesia Traveller pagi itu sekitar pukul 05.30 WIB aku terperanjat dari tidurku, selain ingin melakukan aktifitas pagi di kamar mandi aku juga ingin melihat suasana pagi serta pemandangan pagi di luar hotel ini. Benar saja setelah beberapa menit di kamar mandi aku takjub dengan pemandangan dari kaca jendela hotel yang aku sisihkan. Segera tanpa pikir panjang aku mengambil ponsel yang berada di meja dekat tempat tidurku dan memotret beberapa pemandangan di pagi itu.

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *