Travelling Kendal : Pemandian Air Panas Nglimut Desa Gonoharjo

Travelling Kendal : Pemandian Air Panas Nglimut Desa Gonoharjo

Bagi pecinta travelling di Indonesia, menyambangi ke sebuah tempat wisata yang menyajikan pemandangan alam nan sejuk ditambah lagi dengan tempat yang menyajikan pemandian atau wisata air pastinya menjadi suatu hal yang sangat diminati. Bahkan bagi sebagian orang tempat wisata bermodel seperti itu merupakan salah satu tempat wisata yang wajib ada di list liburan mereka.

Setelah pada postingan saya sebelumnya mengungkap dan menginformasikan tentang tempat pembuatan yang kurpuk di daerah Kendal, maka pada kesempatan kali ini saya akan memberikan sedikit ulasan mengenai tempat wisata yang berada di kabupaten kendal di daerah Boja tepatnya. Daerah Boja sendiri merupakan salah satu daerah dengan dataran tinggi yang pastinya memiliki suhu udara yang pas bagi para wisatawan untuk sekedar berjalan-jalan maupun memutuskan untuk menyewa penginapan.

Untuk menuju Desa Gonoharjo sendiri banyak jalan yang dapat di lalui, dapat dilalui melalui daerah Ungaran, Gunung Pati, Semarang atau daerah Kendal itu sendiri. Saya sendiri saat itu lewat dari daerah Semarang kota. Kala itu saya mengendarai motor untuk sekalian menikmati pemandangan alam di daerah sekitar sebelum tempat wisata. Perjalanan dari semarang yang cukup macet membuat lama perjalanan semakin meningkat sekitar 1,5 – 2 jam, tapi bila indonesia traveller akan menggunakan mobil saya sarankan untuk pergi kesana pada pagi hari atau malam hari bila dari daerah Semarang kota.

Karena saya waktu itu saya bergerak malam hari dan melanjutkan dengan menginap maka saya mengendarai motor dengan tidak begitu kencang karena memang saya beriringan dengan beberapa rombongan. Suasana dan hawa sejuk akan mulai menyeruak saat melewati daerah Cangkiran hingga sampai desa Gonoharjo. Selain pemandian air panas wisata yang dikenal sebagai nglimut menawarkan vila-vila yang dapat disewa para pelancong.

Selain itu pemandangan yang indah karena masih banyak pohon dan hutan didaerah tersebut menjadi salah satu daya tarik tersendiri wisatawan yang berkunjung kesana. Untuk biaya masuk sendiri cukup murah tidak sampai 10rb rupiah per orang dan pengunjung dapat menikmati pemandian air hangat dan disajikan pemandangan alam sambil berendam. Bila Indonesia traveller lapar kalian juga dapat memesan makanan di kantin yang disediakan atau dapat juga memesan makanan di pondok pemancingan, bisa juga membeli makanan diluar area pemandian yang banyak berjajar seperti bakso, gorengan bahkan mie goreng.

Biasanya selain tempat wisata daerah tersebut juga digunakan untuk melakukan kemah banyak sekolah dari daerah dekat Gonoharjo. Tetapi sayangnya tingkat kehangatan air di pemandian air panas tersebut berkurang drastis, bahkan rasa hangat yang biasanya sangat kental dan uap yang ada kini tidak begitu terasa. Entah karena apa ciri khas itu hilang, 3 tahun lalu saat saya berlibur disana air tersebut hangat bahkan panas saat malam hari. Karena di malam hari selain jarang orang yang berendam, aliran air waktu itu sangat kencang dan membuat air di dalam kolam sangat penuh dan selalu berganti dengan yang baru.

Meskipun ada sedikit hal yang hilang, tetapi bagi saya pribadi menikmati pemandangan sekaligus berendam merupakan suatau kenikmatan yang memang tak tergantikan. Tak heran banyak wisatawan yang menyempatkan pergi ke tempat wisata seperti ini di daerah mereka. Oke tunggu cerita keseruanku selanjutnya saat menikmati kuliner di Indonesia Semoga ulasan diatas bermanfaat bagi para pecinta travelling di Indonesia .

 

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *