Travelling Purwokerto : Baturaden, Wisata Jajaran Perbukitan dan Air Terjun

Travelling Purwokerto : Baturaden, Wisata Jajaran Perbukitan dan Air Terjun

Wisata Baturaden Purwokerto

Setelah Sebelumnya aku berkunjung ke tempat wisata yaitu “Small World” di daerah Puwokerto, Aku melanjutkan wisataku ke daerah yang cukup tinggi dan menjadi andalan wisata kota ini yaitu “Baturaden”. Baturade yang berada di sebelah selatan Gunung Slamet memiliki hawa dan udara yang sejuk karena memang berada di salah satu dataran tinggi di daerah Purwokerto.

Sebelum melanjutkan ceritaku tentang Baturaden, bagaimana kalau kita mengingat sedikit sejarah tentang Baturaden?. Menurut legenda dan dogeng yang berkembang di kalangan masyarakat dahulu kala ada seorang anak laki-laki raja yang dalam bahasa jawa disebut raden yang mencintai seorang pembantunya yang dalam bahasa jawa di sebut batur. Namun karena perbedaan kasta yang masih sangat kental waktu itu, kedua orang tua mereka tidak merestui adanya hubungan tersebut. Sehingga mereka memutuskan untuk berjanji suci dan melakukan bunuh diri di daerah yang diberi nama Baturaden tersebut.

Wisata Baturaden Purwokerto

Bagaimana seperti kisah romeo and juliet ya guys bila di luar negeri. Oke lanjut lagi nih indonesia traveller, karena berada cukup jauh dari kota Purwokerto maka bila kalian ingin berkunjung ke Baturaden maka dapat menggunakan angkutan umum maupun transportasi online yang sudah tersedia di kota Purwokerto. Perjalanan dari pusat kota Purwokerto menuju daerah Baturaden kurang lebih 15-25 menit, tergantung dari tingkat kemacetannya juga ya guys. Untuk biaya sendiri bila menggunakan transportasi online dengan mobil kurang lebih biayanya sekitar 30-40 ribu rupiah dan bila menggunakan transportasi umum setiap orang membayar biaya sebesar 5 – 10 ribu rupiah sekali jalan. Tapi untuk transportasi umum kalian harus berada di jalur yang tepat agar dapat mendapatkan angkutan ya guys.

Wisata Baturaden Purwokerto

Jadi setelah sampai di parkiran batu raden terdapat banyak wisatawan lokal yang berkunjung kesana, karena memang waktu aku berwisata ke Purwokerto merupakan salah satu libur panjang. Setelah membeli karcis seharga 15 ribu rupiah, aku melanjutkan perjalanan untuk bersantai sambil menikmati udara sejuk serta pemandangan yang menyegarkan mata. Maklum karena cukup penat melihat pemandangan kemacetan di perkotaan 😀 . Berbeda sekali dengan 10 tahun yang lalu waktu aku pertama kali mengunjungi tempat wisata tersebut, sudah banyak pembangunan sehingga memudahkan akses dan terlihat lebih rapi dibandingkan dahulu.

Aku memilih tempat bersantai di bawah pohon dengan menyewa alas tikar seharga 5 ribu rupiah saja. Di sekeliling tempatku berteduh banyak penjaja makanan seperti gorengan, pecel, jagung bakar, sosis bakar dan tak lupa yang wajib dicoba yaitu sate kelinci. Setelah menyantap sate kelinci dan ber istirahat sejenak mulai mendekat mendekati sungai dibawah air terjun, meskipun aku tidak bisa berendam karena lupa membawa baju ganti tapi aku tetap senang dengan cipratan-cipratan air yang sedikit menerpaku.

WIsata Baturaden Purwokerto

 

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *